Situs Netizen No.1 di Indonesia
Berita  

WHO Bawa Kabar Baru soal Cacar Monyet, Makin Nyebar?

Jakarta, CNBC Indonesia – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberi update terbaru soal cacar monyet (monkeypox). Virus ini disebut telah menyebar di lebih dari 20 negara.

WHO pun mendesak negara-negara untuk meningkatkan pengawasan terhadap penyakit menular ketika wabah itu berkembang. Setidaknya ada 200 kasus yang dikonfirmasi dengan 100 di antaranya muncul di negara-negara non-endemi.


“Kami melihat akan lebih banyak kasus terdeteksi. (Karenanya) kami meminta negara-negara untuk meningkatkan pengawasan,” kata Pimpinan Teknis Covid-19 WHO, Maria Van Kerkhove selama tanya jawab di platform media sosial badan kesehatan global itu, Kamis (26/5/2022) waktu setempat.

“Ini adalah situasi yang dapat dikendalikan. Ini akan sulit, tetapi ini adalah situasi yang dapat dikendalikan terutama di negara-negara non-endemik,” tambahnya lagi.

Cacar monyet telah menyebar ke Amerika Utara dan Eropa dalam beberapa pekan terakhir. Padahal ini menjadi endemi di Afrika Tengah dan Barat meski beredar pada tingkat rendah selama empat dekade terakhir.

Uni Eropa telah mengkonfirmasi 118 kasus cacar monyet. Spanyol dan Portugal telah melaporkan wabah dengan masing-masing 51 dan 37 kasus.

Inggris telah mengkonfirmasi 90 kasus virus. AS telah mengidentifikasi sembilan kasus cacar monyet di tujuh negara bagian sementara Kanada 16 kasus.

Cacar monyet bukanlah penyakit menular seksual. Virus dapat menyebar melalui segala jenis kontak kulit-ke-kulit, cairan tubuh, seprai dan pakaian yang terkontaminasi, atau tetesan pernapasan jika seseorang memiliki lesi di mulutnya.

Virus ini biasanya diawali dengan gejala yang mirip dengan flu seperti demam, nyeri otot, kedinginan, sakit kepala, kelelahan, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Kemudian berkembang menjadi ruam tubuh yang ditandai dengan munculnya benjolan yang berubah menjadi lepuh berisi nanah yang akhirnya mengering dan rontok.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Penampakan Cacar Monyet yang Kini Disorot WHO


(sef/sef)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.