Situs Netizen No.1 di Indonesia

Tiga Kejahatan Sosial dan Pelaku Menjadi Musuh Allah 

BincangSyariah.Com –Pada dasarnya, setiap kezaliman sangat dimurkai oleh Allah swt dan pelaku kezaliman merupakan musuh Allah. Ada satu lagi yang dimusuhi oleh Allah adalah kejahatan sosial. Inilah tiga kejahatan sosial yang dimusuhi Allah pelakunya. 

Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Ibnu al-Tin, dalam kitab Manarul Qari Syarakh Mukhtashar Sahih al-Bukhari (305/3), ia menjelaskan;

قال ابن التين: وهو سبحانه خصم لجميع الظالمين إلاّ أنه أراد التشديد على هؤلاء بالتصريح. اهـ

“sesungguhnya Allah adalah musuh setiap orang yang zalim. Hanya saja, Allah lebih murka kepada tiga golongan tersebut”

Akan tetapi, ada tiga perbuatan zalim yangat sangat dimurka oleh Allah di hari kiamat dibandingkan kezaliman yang lain. yaitu sebagaimana Imam Bukhari meriwayatkan Hadis Qudsi  dari Abu Hurairah, Nabi bersabda;

قَالَ اللَّهُ: ثَلاَثَةٌ أَنَا خَصْمُهُمْ يَوْمَ القِيَامَةِ: رَجُلٌ أَعْطَى بِي ثُمَّ غَدَرَ، وَرَجُلٌ بَاعَ حُرًّا فَأَكَلَ ثَمَنَهُ، وَرَجُلٌ اسْتَأْجَرَ أَجِيرًا فَاسْتَوْفَى مِنْهُ وَلَمْ يُعْطِ أَجْرَهُ “

“Allah berfirman, “tiga kelompok yang mana Aku menjadi musuhnya kelak di hari kiamat. Seseorang yang memberi atas nama-Ku lalu mengingkarinya, orang yang menjual orang merdeka lalu memakan hasilnya dan orang menjadikan seorang pegawai lalu mengerjakan tugasnya dan tidak diberi gajinya”

Jika kita mau merenungi hadis ini, sesungguhnya kejahatan tersebut merupakan kejahatan-kejahatan sosial, yaitu kejahatan yang dilakukan seseorang kepada sesamanya. Melanggar janji misalnya, menjual orang merdeka dan memakan hasilnya dan tidak menggaji pegawai yang sudah bekerja.

Kenapa Allah sangat tidak terima? Dalam Syarah al-Qasthalani [4/108] disebutkan.

قال ابن الجوزي: الحر عبد الله فمن جني عليه فخصمه سيده

“ibnu al-Jauzi berkata, “ orang merdeka adalah hambanya Allah maka siapa saja yang berbuat jahat kepadanya maka Allah sebagai tuan yang menjadi musuh orang yang berbuat jahat itu”.
Tiga Kejahatan Sosial yang Dibenci Allah

Dan di dalam kitab Umdatul Qari  [42/12] menyebutkan sebab Allah sangat murka kepada pelaku kejahatan di atas. Pertama, karena telah merobek kehormatan Nam-Nama Allah swt. 

Kedua, karena orang-orang muslim di jamin dan diciptakan dalam keadaan merdeka. Dan seharusnya sesama muslim – bahkan sesma manusia – saling tolong menolong dan tidak melakukan kejahatan satu sama lain.

Maka orang yang menjual orang merdeka maka sesungguhnya telah mencegah seseorang untuk melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah. Maka hal itu, merupakan dosa yang besar dan Allah tidak terima hal itu dilakukan kepada hambanya. 

ketiga, orang yang tidak menggaji pegawai sama halnya menjual orang yang merdeka.

Imam al-Subki mengatakan hikmah dari memusuhinya Allah kepada orang yang melakukan salah satu dari tiga kejahatan di atas. Menurut beliau, para pelaku itu sudah bertindak kriminal kepada Allah karena orang yang berjanji, memberi atau berkomitmen atas Nama Allah swt lalu dibatalkan, sesungguhnya tidak memenuhi hak Allah karena diantara hak Allah adalah memenuhi komitmen dan janji kepada hambanya. 

Sedangkan orang yang menjual orang merdeka juga mengambil hak Allah. Karena haknya Allah atas orang yang merdeka adalah menyembah Allah yang mana menjadi tujuan diciptakannya manusia dan jin. 

Maka orang yang memperbudak sesungguhnya telah merampas waktu seseorang untuk melakukan ibadah yang tertentu bagi orang merdeka misalnya haji, jum’at, jihad dan sedekah dll. dengan demikian, orang yang menjual orang merdeka telah menegasikan hukum-hukum Allah. Mak tidak menjadi heran jika dosanya sangat besar.

Terakhir, orang yang tidak menjadi pegawai padahal tugasnya sudah dilaksanakan sama dengan menjual orang yang merdeka karena telah mempersibuk seseorang untuk melakukan ibadah-ibadah sunnah di waktu pelaksanaan tugasnya tersebut.

Penjelasan tiga kejahatan sosial yang  dimusuhi Allah ini terdapat dalam kitab Dalilul Falihin, 427/8). Wallahu A’lam. (Baca juga: Empat Pilar Kehidupan Dunia Agar Kejahatan Tak Merajalela).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.