Situs Netizen No.1 di Indonesia

Rasulullah Sebutkan Keutamaan Penduduk Yaman 

BincangSyariah.Com Yaman merupakan salah satu negara yang terletak di Jazirah Arab dan termasuk negara kawasan Timur Tengah. Yaman merupakan negara yang didalamnya banyak terdapat keturunan Nabi. Bahkan Rasulullah dalam hadis sebutkan keutamaan penduduk Yaman.

Yaman juga terkenal dengan kekayaan khazanah keilmuan para ulamanya. Hal ini karena para ulama dan habaib yang ada disana belajar serta menimba ilmu secara langsung kepada kakek-kakek mereka yang juga berasal dari keturunan Nabi dan sanad keilmuannya bersambung sampai kepada Rasulullah SAW.

Dalam beberapa riwayat, Rasulullah SAW menyebutkan beberapa keistimewaan khusus yang dianugerahkan kepada penduduk Yaman. Salah satunya adalah yang terdapat dalam kitab Shahih Muslim, hadis nomor 52 dalam bab iman, dari sahabat Abi Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda :

 جَاءَ أَهْلُ اليَمَنِ, هُمْ أَرَقُّ أَفْئِدَةً, الإِيْمَانُ يَمَانٌ, وَالفِقْهُ يَمَانٌ, وَالحِكْمَةُ يَمَانِيَّةٌ

Artinya : “ Telah datang penduduk Yaman, mereka adalah orang-orang yang lembut hatinya, iman itu pada orang yaman, fikih itu pada orang yaman, begitu juga dengan hikmah ada pada orang Yaman.” (H.R. Muslim).

Melalui hadis ini, Rasulullah ingin mengabarkan kepada kita mengenai beberapa keutamaan penduduk Yaman. Dalam kitab Syarah Shahih Muslim, halaman 533-534, Ahlul Yaman yang dimaksud disini adalah orang-orang Yaman. Mereka adalah orang-orang yang ada ditempat ketika Rasulullah menyampaikan hadis tersebut.

Rasulullah SAW mengisyaratkan kesempuranaan iman kepada mereka karena memang mereka memiliki iman yang kuat dan kokoh sebagaimana halnya keimanan delegasi dari Yaman seperti Uwais Al-Qarni, Abu Muslim Al Khaulani, dan beberapa sahabat lainnya yang juga berasal dari Yaman.

Adapun lafaz fikih yang terdapat dalam hadis tersebut adalah bermakna kemampuan dalam memahami syariat. Fuqaha dan uhsuliyyun memberikan definisi tentang fikih. Mereka mengatakan bahwa yang dimaksud fikih adalah suatu ilmu yang berkaitan dengan hukum-hukum syariah yang bersifat amaliah yang ditempuh melalui proses istinbath atau penyimpulan hukum.

Sedangkan terkait dengan arti lafaz hikmah, terdapat banyak pendapat yang variatif. Salah satu dari pendapat itu adalah bahwa hikmah adalah suatu ilmu yang membahas tentang ma’rifah kepada Allah yang disertai dengan ketulusan nurani, kesucian jiwa, semangat dalam merealisasikannya, dan menjauhkan diri dari segala hal yang berlandaskan hawa nafsu yang buruk.

Keutamaan penduduk Yaman yang disampaikan Rasulullah dalam hadis tersebut memang related dengan keadaan mereka, baik di masa lampau ataupun masa sekarang. Selain itu, negeri Yaman juga dijuluki dengan baldatun auliya’, yaitu negeri para wali.

Julukan tersebut bukanlah sekedar omong kosong belaka, melainkan telah dibuktikan dengan kualitas dan kuantitas para ulama dan habaib yang ada disana. Betapa banyak para penuntut ilmu yang menjadi tokoh agama di Indonesia menimba ilmu dan belajar dari para ulama dan habaib disana seperti habib Hanif Al-Atthas, habib Musthofa bin Ja’far Assegaf, Buya Yahya, dan masih banyak lainnya.

Demikianlah beberapa keutamaan dan keistimewaan yang disebutkan Rasulullah SAW tentang penduduk Yaman. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam. (Baca: Sejarah Bulan Ramadhan: Ali bin Abi Thalib Mengislamkan Yaman).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.