Situs Netizen No.1 di Indonesia

Perkuat Sistem Kelistrikan, Schneider Electric Jamin Layanan di Rumah Sakit Pemerintah Tak Ada Gangguan Listrik

Suara.com – Perusahaan Otomasi energi Schneider Electric bakal membuat rumah sakit milik pemerintah berubah menjadi digital, terutama dari sisi sistem kelistrikan rumah sakit.

Setidaknya ada enam erumah sakit milik pemerintah akan menggunakan EcoStruxure Power Monitoring Expert dari Schneider Electric untuk memperkuat sistem kelistrikan rumah sakit.

Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste Roberto Rossi mengatakan, digitalisasi sistem kelistrikan jadi penting untuk mencegah gangguan listrik dalam layanan di rumah sakit.

Menurutnya, perangkat lunak tersebut bisa meningkatkan kinerja teknisi rumah sakit, meningkatkan keandalan dan efisiensi energi, dan pada akhirnya peningkatan keselamatan pasien dan petugas kesehatan

Baca Juga: Gandeng Universitas, Schneider Electric Kembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya

“Kompleksitas sistem kelistrikan di rumah sakit kini dapat diatasi melalui solusi digital seperti EcoStruxure Power Monitoring Expert,” ujar Roberto dalam keterangan di Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Sebelumnya, Schneider Electric juga telah dipercaya oleh Kemenperin dan Kemendikbud sebagai mitra strategisnya dalam percepatan transformasi digital.

Sejak 2018 lalu, Schneider Electric telah bekerjasama dengan Kemenperin dan Kemendikbud dalam pembangunan Pusat Keunggulan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia yang mencakup para profesional, pelajar dan tenaga pengajar, serta menjadikan pabrik pintarnya di Batam sebagai National Lighthouse atas penerapan industry 4.0 untuk Indonesia.

“Kami apresiasi dapat kembali dipercaya untuk mendukung strategi digitalisasi sektor Kesehatan di Indonesia. Dan siap menjadi mitra strategis dan mitra dialog Kemenkes dan PTPI untuk percepatan transformasi digitalnya,” katanya.

Baca Juga: Gandeng Schneider Electric, Meratus Bakal lakukan Transformasi Digital

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.