Situs Netizen No.1 di Indonesia

Pemerintah Apresiasi 15 Gubernur Sebagai Pembina K3 Terbaik dan Anugerahkan Penghargaan

Suara.com – Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengapresiasi 15 gubernur di Indonesia, yang dinilainya sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terbaik. Ke-15 gubernur mendapatkan penghargaan, yang merupakan bagian dari kategori Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2022.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur yang telah berhasil membina usaha-usaha penerapan K3 di wilayah masing-masing, juga kepada perusahaan yang memperoleh penghargaan K3,” katanya, dalam Penganugerahan Penghargaan K3 Tahun 2022 di Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Selain penghargaan kepada para gubernur selaku Pembina K3 Terbaik, Penganugerahan Penghargaan K3 Tahun 2022 juga mencakup kategori penghargaan Sistem Manajemen K3 (SMK3); penghargaan kecelakaan nihil; penghargaan program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja; dan penghargaan program pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di tempat kerja.

“Pemberian penghargaan ini adalah bagian dari upaya pemerintah, khususnya Kemnaker untuk terus mengkampanyekan K3, dengan memberikan apresiasi berupa Pemberian Penghargaan K3 kepada pihak-pihak yang telah berhasil menerapkan K3, serta yang tidak kalah penting penghargaan kepada gubernur selaku pembina K3,” katanya.

Baca Juga: Kemnaker Berikan Penghargaan kepada Gubernur dan Perusahaan yang Berhasil Terapkan K3

Ida memaparkan, pemberian Penghargaan K3 terbukti efektif dalam memotivasi stakeholders untuk menerapkan K3 dengan baik. Hal ini terlihat dari perusahaan yang mendapatkan penghargaan kecelakaan nihil tahun 2021 sebanyak 1.268 perusahaan dan tahun 2022 sebanyak 1.742 perusahaan, sehingga terjadi peningkatan sebesar 37,4%.

Selanjutnya, peningkatan perusahaan yang telah menerapkan SMK3, pada 2021, tercatat 1.616 perusahaan mendapatkan sertifikat K3 dan pada tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 24% menjadi 2.004 perusahaan.

Kemudian terjadi kenaikan jumlah perusahaan yang mendapatkan penghargaan program P2HIV-AIDS, yang mana pada 2021, sebanyak 91 perusahaan dan tahun 2022 sebanyak 343 perusahaan, sehingga mengalami peningkatan sebesar 79,6%.

Menaker menambahkan, pada penghargaan K3 tahun ini, pihaknya juga memberikan perhatian kepada perusahaan yang berhasil mencegah dan menanggulangi Covid-19 melalui Penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 (P2 Covid-19).

Berdasarkan hasil penilaian, terdapat 916 perusahaan yang dinyatakan layak mendapat penghargaan P2 Covid-19. Menurutnya, jumlah ini mengalami peningkatan dibanding tahun 2021.

Baca Juga: Kemnaker Fasilitasi Perjanjian Bersama, Dunkin Donut dan Serikat Pekerja Capai Kesepakatan

“Dalam kesempatan ini, kami berharap agar pencapaian penghargaan K3 dapat memotivasi pimpinan perusahaan lain mempertahankan kinerja K3, karena K3 merupakan investasi dan untuk menjaga keberlangsungan usaha, serta mencapai produktivitas perusahaan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.