Situs Netizen No.1 di Indonesia

Elon Musk gelontorkan dana pribadi sebesar USD6,25 miliar untuk beli Twitter

Saham Twitter yang meningkat tajam sebesar 4,5% mendorong Elon Musk menambahkan USD6,25 miliar dari dana pribadinya untuk akuisisi.

Elon Musk tampaknya akan mengeluarkan uang lebih banyak untuk mengakuisisi Twitter senilai USD44 miliar. Proses akuisisi ini tak kunjung usai dan berbelit. Sebelumnya, Musk mengatakan ingin menunda pembelian karena dugaan jumlah akun bot spam di jejaring sosial tersebut yang lebih banyak dari klaim perusahaan.

Namun baru-baru ini, miliarder pemilik Tesla dan SpaceX itu dilaporkan akan menambahkan USD6,25 miliar dari dananya sendiri dalam akuisisi, seolah-olah menunjukkan tekadnya kembali untuk membeli Twitter.

Insider melaporkan (27/5), saham Twitter meningkat tajam sebesar 4,5%, mendorong Musk menambahkan uang untuk membeli Twitter dari dananya sendiri. Dengan demikian, ekuitas pribadi Musk dalam pembelian meningkat dari USD27,25 miliar menjadi USD33,5 miliar, menurut pengajuan publik SEC.

Alasan Musk menggunakan dananya sendiri tampaknya berhubungan dengan anjloknya saham Tesla baru-baru ini. Musk ingin menarik diri dari ketergantungannya pada nilai saham Tesla untuk membawar kesepakatan Twitter yang sedang berlangsung.

Meski demikian, laporan ini tidak berarti Musk berkomitmen penuh untuk melakukan akuisisi, apalagi mengingat keputusan sebelumnya menunda akuisisi disebabkan oleh hal sepele, menurut para kritikus. Ini mengacu pada komentarnya tentang akun spam di Twitter. Untuk diketahui, sekitar 23% pengikut Musk di Twitter adalah akun spam, menurut audit SparkToro yang diterbitkan 15 Mei lal.

Musk bisa menghentikan kesepakatan untuk akuisisi kapan saja, namun dengan membayar biaya denda USD1 miliar. Twitter menegaskan kesepakatan memang akan berjalan dengan harga yang disepakati kedua belah pihak, USD54,20 per saham, terlepas dari apapun yang diajukan oleh Elon Musk untuk mundur dari kesepakatan atau menurunkan harga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.