Situs Netizen No.1 di Indonesia

Elon Musk dituduh manipulasi harga saham Twitter

Menurut gugatan oleh pemegang saham Twitter, Elon Musk dituduh memanipulasi harga saham Twitter untuk mendapatkan kesepakatan yang lebih baik.

Elon Musk digugat oleh pemegang saham Twitter karena diduga telah memanipulasi harga saham perusahaan untuk keuntungannya sendiri, dalam rangka mengambil alih Twitter. Gugatan yang mewakili sekelompok investor di Twitter diajukan pada Rabu di pengadilan distrik federal untuk California Utara.

“Nilai pasar wajar dari sekuritas Twitter telah dipengaruhi secara negatif oleh pernyataan palsu dan perilaku salah Musk,” tulis pengaduan tersebut.

Musk diklaim dengan sengaja menurunkan harga saham perusahaan untuk mendapatkan kesepakatan akuisisi yang lebih baik. Melansir dari Techcrunch (27/5), gugatan mengutip keputusan Musk untuk mengabaikan uji tuntas sebagai syarat akuisisi dan klaimnya tentang jumlah akun bot yang salah di Twitter.

“Musk telah men-tweet tentang masalah itu (akun bot) di Twitter beberapa kali di masa lalu, sebelum membuat tawarannya untuk mengakuisisi Twitter dengan pengetahuan penuh tentang bot,” tulis para penuntut.

Menurut gugatan, Musk kemungkinan mencoba untuk mendapatkan potongan harga dengan menunda akuisisi dan meremehkan perusahaan. Seperti diketahui, saham Twitter menurun secara signifikan karena komentar Musk, yang menurut gugatan adalah “hal yang tidak biasa.”

Namun, kini saham Twitter dilaporkan melonjak 4,5% yang mendorong Musk mengeluarkan dana pribadi, menambahkan ekuitas pribadi Musk dalam pembelian dari USD27,25 miliar menjadi USD33,5 miliar, menurut pengajuan publik SEC. Penggunaan dana pribadi kemungkinan dilakukan Musk agar tidak bergantung pada saham Tesla yang belakangan ini turun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.