Situs Netizen No.1 di Indonesia

EA buka kemungkinan untuk merger atau akuisisi penuh

Salah satu perusahaan gim terkenal Electronic Arts (EA) sedang mencari mitra untuk menjadi pembeli atau melakukan merger.

Electronic Arts (EA) dikabarkan tengah mencari pembeli atau perusahaan lain yang ingin melakukan merger. Perusahaan video gim ini juga dikabarkan sedang mengadakan pembicaraan dengan sejumlah pembeli atau mitra potensial, termasuk Disney, Apple, dan Amazon.

Tidak jelas mana yang tertarik untuk membeli EA sepenuhnya atau memilih untuk melakukan merger. Namun dalam kasus merger, dikatakan EA sedang mencari kesepakatan yang akan memungkinkan Andrew Wilson untuk tetap menjadi kepala eksekutif perusahaan.

Dilansir dari Engadget (23/5), EA mendekati Disney pada bulan Maret dalam upaya untuk menjalin “hubungan yang lebih bermakna” terkait kesepakatan lisensi. Namun, Disney memutuskan untuk tidak melanjutkan. Hal ini mungkin karena saat ini Disney tengah fokus pada layanan streaming mereka. Publikasi ini mengatakan gagasan merger antara EA dan ESPN, yang sebagian dimiliki Disney, sedang beredar di industri tersebut.

Di antara semua mitra potensial, mungkin Comcast yang paling dekat menjalin kesepakatan. CEO Comcast, Brian Roberts, dilaporkan mendekati Wilson dengan tawaran untuk menggabungkan NBCUniversal dengan EA. Di bawah kesepakatan ini, Roberts akan mengambil kendali mayoritas dari merger, tetapi Wilson akan tetap menjadi kepala eksekutif. Orang-orang yang terlibat tidak menyetujui harga penjualan dan struktur entitas merger, dan kesepakatan itu gagal dalam sebulan terakhir.

EA tetap menjadi perusahaannya sendiri untuk saat ini, tetapi mereka telah menjadi lebih berani dalam usahanya untuk menjual perusahaan atau melakukan merger sejak Microsoft mengumumkan bahwa mereka mengambil alis Activision Blizzard seharga USD68,7 miliar, jadi ‘kesendirian’ EA mungkin tidak berlangsung lama. Perlu dicatat bahwa Sony juga mengungkapkan bahwa mereka membeli studio Destiny Bungie seharga USD3,6 miliar, tidak lama setelah Microsoft mengumumkan akuisisi tersebut.

Juru bicara EA John Reseburg mengatakan bahwa perusahaan tidak akan mengomentari “rumor dan spekulasi yang berkaitan dengan merger dan akuisisi.” Reseburg menambahkan “kami bangga dapat beroperasi dari posisi yang kuat dan berkembang, dengan portofolio gim yang luar biasa, dibangun pada IP yang kuat, dibuat oleh tim yang sangat berbakat, dan jaringan lebih dari setengah miliar pemain. Kami melihat masa depan yang sangat cerah.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.